Sekali lagi artikel gue di forum…. versi lengkap bisa dilihat di http://www.ninja250r-community.com/forum/forumdisplay.php?fid=82
DIY – Seatcawl Modification (Stabling & Lowering)
DIY ini sebenarnya menyangkut masalah cawl ori yang sering goyang (atau mudah angkat dengan tangan walaupun tidak terlepas). Berawal dari pertanyaan bro suhud mengenai masalah ini (yang mungkin juga banyak dipikiran rekan lainnya), saya akhirnya membuat postan DIY lagi untuk referensi. Sebagai catatan awal DIY ini sudah lama saya lakukan dan sayangnya tidak kepikiran untuk dokumentasi (waktu itu). Jadi lebih banyak ilustrasi bikinan dan rekonstruksi saja, sorry sebelumnya dan seperti biasa disclaimer….

Stabilizing The Cawl
Menjawab pertanyaan kenapa cawl mudah goyang atau tidak stabil di dudukannya (terutama bagian belakang)? Menurut saya (ini IMHO tolong koreksi kalau salah), karet ring ori kurang bagus dalam artian terlalu lembek dan tidak ngepress entah itu ke lock pin atau ke bracketnya. Gampangnya gini: copot ring karet ori dan dudukkan cawl seperti biasa dan di lock, pasti belakangnya bisa keangkat dan lepas. Dengan menggunakan karet ringnya membantu untuk tidak lepas total namun masih belum duduk. Pertama: Selain bahannya lembek, leher ring diameternya masih kurang sedikit dibanding lobang bracket walhasil kalau dalam proses melepas cawl ringnya kadang-kadang ikut terangkat. Kedua: Badan ring kurang panjang sehingga lock pin (belakang) pegangannya kurang mantap. Ketiga: diameter lobang ring ori dibikin sama ukurannya dengan diameter lock pin (belakang), jadi kurang gigit.

Nah dalam modifikasi ini saya membuat ring seperti gambar diatas, badannya lebih panjang sehingga menutupi hampir semua badan pin lock dan diameter leher ring saya perbesar. Untuk bahan saya gunakan karet stopper shock mobil dan banyak kok dijual di toko shockbreaker atau onderdil. Kenapa karet stopper mobil? Karena basic bahannya adalah karet keras dengan permukaan yang kasar (lebih gigit ke lock pin dan ngepress ke bracket namun tetap fleksibel).
Modifikasi ini tidak merubah apapun pada bracket, cawl, dan ring ori. Jadi bisa dicoba tanpa resiko cawl ori rusak, sedangkan untuk membentuk atau membuat ringnya dibutuhkan:
- Karet stopper panjang kira-kira 1.5cm (cari yang diameter luarnya lebih besar dari lobang bracket dengan diameter dalam lebih kecil daripada diameter lock pin – lihat gambar point 1)
- Pisau, cutter, atau alat potong yang tajam
- Waktu pengerjaan + 30 menit
Kita mulai dengan membentuk sttopper, ilustrasinya sebagai berikut:

Berikut gambar barang jadinya, and sorry hasil ringnya agak jelek karena ring karet ver. 01 (waktu itu nyoba) dan ternyata berhasil duduk tanpa goyang, belum beli stopper lagi buat versi bagusannya.

.

.
Lowering The Cawl (Reducing the Cawl-Body Gap)
Satu lagi kekurangan cawl menurut saya adalah gap antara body dan cawl terlalu besar (mungkin sebesar 5mm). Nggak pa-pa juga namun waktu itu sekalian iseng nurunin dudukannya dan berikut adalah gambar cawl yang telah merapat setelah dimodif.

Bagi saya sih terlihat lebih bagus dengan gap berkurang sebesar 2-3mm, namun untuk modif berikut akan merusak braket dan karet dudukan bila gagal. Jadi sebaiknya jangan dilakukan bila tidak perlu, tulisan ini sebagai referensi forum saja. Kenapa saya lakukan…? karena satu: dirumah ada cawl dua biji lengkap, satunya hendak dibongkar dan potong untuk modifikasi lainnya jadi ada cadangan bracket. Kedua: karena dasarnya iseng…
Alat dan bahan yang dibutuhkan:
- Kunci 10 untuk buka braket
- pisau atau cutter tajam untuk memapas karet dudukan (depan dan belakang)
- amplas untuk menghaluskan hasil pemotongan
- tangan dan kekuatan untuk bengkokin braket
Caranya? basically kita tinggal menurunkan lock pin braket depan beserta dudukan karetnya sebesar target gap yang hendak dicapai. Untuk lock-pin belakang nggak bisa diturunin karena braket di molding langsung ke plastik cawl, jadi nuruninnya juga nggak bisa banyak – caranya dengan memangkas karet dudukan dan ring karet lock pin (yang tadi kita buat diatas) ditipisin lagi kepalanya (kalau diatas saya sisakan 1,5-2mm diatas stopper). Untuk braket depannya dibengkokkan via tangan bisa kok tanpa alat bantu sebesar + 3mm kemudian untuk dudukannya diturunin 2mm saja. Kenapa? biar cawlnya ngepress dengan dudukan dan ketika dipasang tetap harus didorong sampai bunyi klik. Catatan: semua perubahan dilakukan dalam kondisi bracket terlepas.
Cukup dulu kali yaa, and berikut gambar-gambar detail dari cawl yang telah “merapat”. Terlihat gap semakin kecil namun tetap tidak menyentuh body motor. Cara ngetesnya pake kertas tebal (80gr) dan selipkan diantara gap (tanpa bantuan tangan untuk memasukkannya) dan putar mengelilingi cawl. Bila tidak nyendat berarti masih ada cukup jarak antara body dan cawl. Bila kertasnya masuknya susah dan harus dibantu tangan dengan diangkat sedikit berarti cawl nyentuh bodi. Nggak pa-pa juga sih tapi dengan menyentuh bodi maka resiko lecet makin gede.

.
Back side before and after…

.
Front-side view before and after….

Hope it helps…































Komentar Terakhir