Artikel ini sebelumnya pernah saya tulis di forum N250R, info lebih lanjut dapat dilihat di http://www.ninja250r-community.com/forum/forumdisplay.php?fid=82
.
Prolog
Nah kali ini kita akan DIY dengan mengganti kulit N250R. Bukan ganti kulit dalam artian selama ini yah (ganti warna atau ngecat body .red)…. hehehehe
…. Yang saya maksud adalah mengganti kulit sebenarnya, yaitu kulit jok. Kenapa N250R saya diganti kulit joknya…? Pertama, biar kulit aslinya tetap terlihat bagus atau tidak pudar dan kotor. Lebih kurang alasan yang sama kenapa kita suka menyarungkan kulit asli dari jok mobil, siapa tahu mau dijual lagi untuk ganti motor bagusan (ngarep… hihihii).
Alasan kedua: menurut gue sih kulit jok std N250R terlalu licin (sering merosot kalau duduk). Saya kira karena masih baru aja, namun sampai sekarang masih suka nyosor kedepan kalau duduk (apalagi boncenger belakang). Mungkin karena motifnya yang membuatnya licin seperti itu, mungkin juga bahan dan kualitas kulitnya. Nah ini juga yang merupakan alasan ketiga saya: agar lebih customize lagi motornya karena kita diberikan kebebasan untuk pilih, motif, kualitas kulit, dll.
Sebaiknya membeli kulit yang bagaimana…? Seperti yang telah disebutkan di atas, you are free to choose…! Namun perlu gue ingetin dulu, sebaiknya beli bahan yang awet apabila terkena panas dan hujan. Tanya-tanya saja ke toko kulit merek dan jenis kulit apa yang bagus atau cari referensi di net merek apa yang biasanya dipakai untuk motor. Dari pengalaman gue kemaren beli di agen kulit daerah pondok pinang (deket kantor KUA pondok indah, di daerah pasar Jatinegara juga berjibun agen kulit), mereka supply kulit untuk berbagai kegunaan dari furnishing rumah sampai otomotif. Ada kulit asli atau semi dengan beragam warna dan pola. Satu pola yang bikin gue inget sama ninja ayah adalah kulit semi dengan motif carbon-fiber yellow-gray on black
. Kulit yang akhirnya saya beli adalah kulit semi pabrikan merek yang cukup dikenal untuk otomotif dengan warna black motif bolong-bolong (lihat pic). Bagian permukaan atasnya tidak licin seperti kulit std dan bagian bawahnya bukan kain seperti biasa namun terbuat dari bahan yang agak berbulu seperti bawahnya (tapak) beberapa tipe mouse pad. Mengingat merek ini memang sering digunakan sebagai pelapis jok asli maka bagian bawahnya itu sifatnya nempel ke kulit jok asli via static energy, makin digesek makin nempel. Sebagai catatan dari awal saya niatnya nggak mencopot jok asli namun melapisi di atasnya, maka saya cari bahan kulitnya yang bisa nempel ke kulit asli.

Berhubungan dengan statement terakhir barusan, kita juga harus lihat apakah kita mau meniban atau melepas kulit std N250R. Kalau anda seperti saya yang notabene males nyimpen-nyimpen barang ada baiknya beli kulit semi yang tipis. Kalau anda bisa nyimpen barang atau memang niatan untuk ganti total bisa beli kulit asli yang tebal. Nanti saya jelaskan kenapa di bawah. Untuk harga variatif yah dari yang 20rb-an sampai ratusan rb-an per meter (tergantung merek dan kualitas). Prolognya kayaknya udah kepanjangan jadi kita mulai saja, namun sebelumnya gue perlu ingetin:

.
Alat dan Bahan:
- Gunting
- Staple gun beserta isinya (kalau bisa isi staplenya yang ada keterangan anti corrotion solution, hardened metal, atau istilah lainnya yang mengindikasikan bahwasannya staplesnya itu anti karat)
- Obeng (- dan +)
- Kunci L
- Kunci pas (ukuran 10)
- Mesin jahit (optional)
- Bolonger buat kulit (optional)
- Palu
- dan tentunya bahan kulitnya itu sendiri secukupnya (60 x 150cm cukup, di agen yang gue beli lebarnya rata-rata 180cm dan belinya minimal 1m. Nggak pa-pa juga jadi itungannya ada cadangan untuk ganti 2x lagi
)
- Kesabaran dan tenaga (waktu pengerjaan bisa 2-3 jam tergantung mau serapih apa)
- Lem acaibon (kalau anda memutuskan untuk melepas kulit asli)

.
Post akan dibagi kedalam tiga sub biar gampang, yaitu: front seat, rear seat, dan seat cawl (bagi yang punya cawl). Sebelum memulai tentunya kita harus mempersiapkan joknya, jadi mulai saja dengan mencopot kedua jok dan cawlnya.

Bagi yang belum pernah mencopot jok depan gampang kok. Tinggal buka side covernya dulu via satu baut dan tiga pin sehabis itu buka baut pengikat jok depan dan geserlah jok ke arah belakang dan angkat (alat yang digunakan adalah obeng + dan kunci L).
Oke, jok dan cawl sudah disiapkan beserta kulit baru. Pilihannya tetap berlaku: melapisi atau mencopot jok asli. Kalau kulit yang dibeli tipis boleh dilapisi boleh dicopot, namun kalau kulit yang dibeli tebelan ada baiknya dicopot. Kenapa…? akan saya jelaskan dibawah nanti jadi baca terus aja dulu. Anyway kalau hendak mencopot jok asli gunakan obeng (-) dan mulailah mencongkel staples aslinya (seperti pic 3). Sehabis dicongkel jok asli akan tetap nempel karena masih diberi lem dari pabrikan, tariklah pelan-pelan bila punya niat untuk simpan kulit aslinya. Siapkan kebutuhan bahan masing-masing jok dan cawl (gunakan kapur jahit seperti pic 2).

Untuk lipatan kedalam jok, dilebihin agak banyak aja daripada kurang dan juga dibutuhkan kepiawaian untuk atur kebutuhan bahan biar pas. Berikut sketsa bagaimana saya memposisikan jok dan memola dengan bahan yang saya peroleh. Makanya seperti saya disebutkan diatas sebenarnya 60 x 150cm cukup, namun dilebihin juga nggak pa-pa itung-itung buat cadangan.
.
I. Proses Jok Depan

.
II. Proses Jok Belakang

Untuk seat strapnya…

.
III. Proses Seat Cawl

.
Finishing
Proses finishing lebih kepada menggunting sisa kulit yang kepanjangan dan semir. Siapkan ketiga komponen (jok depan-belakang berikut cawl) kemudian guntinglah kulit sisa yang berlebih. Sehabis itu kulit boleh di semir dan penampakan hasilnya seperti dibawah ini.

Penasaran dengan kondisi yang terpasang…? Berikut pic kulit baru jok depan + cawl…

Yang berikut adalah jok depan + jok belakang….

Sorry picnya jelek (pake HP murahan lagi)
namun dijamin saya pribadi puas dengan hasil yang dicapai. Duduk tidak merosot lagi dan kulit stok terlindung dibalik kulit baru…
End note, pola atau cara di atas adalah pola yang berhasil bagi saya. Namun saya ingatkan belum tentu akan berhasil dan mudah bagi yang lainnya. Disini saya tetap mendorong kreatifitas masing-masing dalam memasang, siapa tahu ada cara lebih simpel. Tulisan ini hanya sebagai referensi saja kok dan kalau ada cara lebih simple boleh dong di share untuk referensi tambahan buat yang lainnya….
Try it and enjoy
Komentar Terakhir